NAMA :
M AGUNG KURNIAWAN
KELAS :
TI.V.1
NIM : 552 01 10 460
Analisa
Software Database
MySQL
dan Oracle
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang
Basis data
adalah sekumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer secara
sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk
memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan
untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem
manajemen basis data (Database management system, DBMS). Sistem basis
data dipelajari dalam ilmu informasi.DBMS dapat diartikan sebagai program
komputer yang digunakan untuk memasukkan,mengubah,menghapus, memodifikasi dan
memperoleh data atau informasi dengan praktis dan efisien.
Istilah basis
data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan
perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data
(Database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak
administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti
tersebut.
Beberapa
software atau perangkat lunak DBMS yang sering dipakai dalam aplikasi sebuah
program adalah MySQL dan ORACLE dari berbagai aspek yang ada disini penulis
tergerak untuk menganalisa dua sotware tersebut menjadi sebuah bahan penelitian
ilmiah dilihat dari segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan
kesulitan penggunaan masing-masing software tersebut. Untuk menganalisa kedua
program tersebut maka penulis menginstal kedua software tersebut agar penulis
juga mampu menganalisa dengan baik bagaimana perbandingan dua software tersebut
1.2 Tujuan
penulisan
Tujuan
penulisan ini untuk mengetahui bagaimana dua software tersebut bekerja dan
melihat sejauh mana kelebihan dari masing-masing software. Dilihat dari segi
perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan
masing-masing software.
1.3
Batasan masalah
pada
penulisan ini penulis akan menganalisa dua software database yaitu MySQL dan
ORACLE dilihat dari segi perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan
kesulitan penggunaan masing-masing software tersebut.
1.4 Metode
Penelitian
Dalam penulisan
ilmiah ini, metode yang penulis gunakan yaitu:
- Studi Pustaka
Yaitu
dengan memperoleh informasi dari buku serta media online lainnya yang
berhubungan dengan materi yang dibahas oleh penulis.
- Studi lapangan
Dengan
menguji dua software tersebut agar diketahui seperti apa kedua software
tersebut sehingga mempermudah penulis dalam menyelesaikan penulisan ini.
1.5
Sistematika Penulisan
Untuk
memberikan penjelesan secara singkat serta garis besar dari isi penulisan ini.
Penulis menggunakan sistematika sebagai berikut :
BAB
I PENDAHULUAN
Bab ini
menguraikan latar belakang penulisan, maksud dan tujuan serta metode penelitian
yang digunakan penulis dalam penulisan ilmiah ini.
BAB II
LANDASAN TEORI
Bab ini
menjelaskan tentang pengenalan database management sistem mencakup mysql dan
oracle
BAB III
ANALISA MASALAH
Bab ini
menerangkan Optimisasi kehandalan masing-masing sotware mysql dan oracle segi
perbedaan bahasa dan tipe data serta kemudahan dan kesulitan penggunaan
masing-masing software tersebut.
BAB IV
PENUTUP
Bab ini
menjelaskan tentang kesimpulan dari hasil penelitian serta saran dari penulis.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Database
Database
adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik
sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh
informasi dari database tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk
mengelola dan memanggil query database disebut Manajemen Sistem Basisdata
(Database Manajement System, DBMS) Alasan perlunya database, yaitu :
- Basis
data merupakan salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena
merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
- Basis
data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan.
Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan
dengan biaya mendapatkannya.
- Basis
data mengurangi duplikasi data (data redudancy).
- Dengan mengaplikasikan
basis data hubungan data dapat ditingkatkan.
- Basis
data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.
2.2 MySQL
MySQL
adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management
System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya.
Jangan disalah-artikan MySQL dengan SQL. SQL (singkatan dari Structured Query
Language) sendiri adalah suatu sintaks perintah-perintah tertentu atau bahasa
(pemrograman) yang digunakan untuk mengelola suatu database. Jadi, MySQL dan
SQL adalah dua software yang berbeda.
2.3
MySQL sebagai Database Server
Software
database mulai bermunculan seiring dengan bertambahnya kebutuan akan database
server. Salah satu dari pendatang baru dalam dunia database ialah MySQL, sebuah
server/klien database SQL yang berasal dari Skandinavia. MySQL terdiri atas
server SQL, klien program untuk mengakses server, tools untuk administrasi, dan
interface program untuk menulis program sendiri.
Pengembangan
MySQL dimulai pada tahun 1979 dengan tool database UNIREG yang dibuat oleh
Michael “Monty” Widenius untuk perusahaan TcX di Swedia. Kemudian pada tahun
1994, TcX mulai mencari server SQL untuk mengembangkan aplikasi Web. Mereka
menguji beberapa server komersial namun semuanya masih terlalu lambat untuk
table-tabel TcX yang besar.
Tahun 1995
David Axmark dari Detro HB berusaha menekan TcX untuk me-release MySQL di
Internet. Ia juga membuat dokumentasi MySQL yang di-build untuk GNU configure
utility. MySQL 3.11.1 dipublikasikan di dunia tahun 1996 dan didistribusikan
untuk Linux dan Solaris. Sekarang ini MySQL bekerja untuk banyak platform serta
tersedia source codenya.
2.4
Kelebihan MySQL
Jika anda mencari system manajemen database yang murah atau bahkan
gratis, ada beberapa pilihan antara lain MySQL, mSQL, PostgresSQL, atau salah
satu dari produk vendor komersial yang gratis. Ketika dibandingkan antara MySQL
dengan system database yang lain, maka perlu dipikirkan apa yang paling penting
untuk anda. Apakah performa, support, fitur-fitur SQL, kondisi keamanan dalam
lisensi, atau masalah harga. Denganpertimbangan tersebut, MySQL memiliki banyak
hal yang bisa ditawarkan, antara lain :
- Kecepatan
Banyak ahli
berpendapat MySQL merupakan server tercepat.
- Kemudahan penggunaan
MySQL punya
performa tinggi namun merupakan database yang simple sehingga mudah disetup dan
dikonfigurasi
- Harga
MySQL cenderung
gratis untuk penggunaan terntentu.
- Mendukung query language
MySQL mengerti
bahasa SQL (Structured Query Language) yang merupakan pilihan system database
modern. Anda juga dapat mengakses MySQL lewat protocol ODBC (Open Database
Connectivity) buatan Microsoft.
- Kapabilitas
Banyak klien
dapat mengakses server dalam satu waktu. Mereka dapat menggunakan banyak
database secara simultan.
- Konektifitas dan sekuritas
Database MySQL
dapat diakses dari semua tempat di Internet dengan hak akses tertentu.
- Pertabilitas
MySQL dapat
berjalan dalam banyak varian UNIX dengan baik, sebaik seperti saat berjalan di
system non-UNIX.
- Distribusi yang terbuka
MySQL mudah
didapatkan dan memiliki source code yang boleh disebarluaskan sehingga bisa
dikembangkan lebih lanjut.
2.5
Kekurangan MySQL
Salah satu
kekurangan dari MySQL adalah dalam masalah koneksi ke bahasa pemrograman visual
seperti visual basic, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi
ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program
visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam program
visual, serta data yang ditangani belum begitu besar.
2.6 ORACLE
Basis data
Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu
sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan
jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada
banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Basis data
Oracle ini pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates
lewat perusahaan konsultasinya bernama Software Development Laboratories (SDL)
pada tahun 1977. Pada tahun 1983, perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle
Corporation sampai sekarang.
Oracle
Corporation yang berdiri pada tahun 1977
sebelumnya mengembangkan database Oracle sebagai
perangkat lunak yang dipakai oleh pihak
militer US. Namun seiring perkembangan database
Oracle juga dipergunakan dan dijual ke
pihak sipil atau bisnis. Dengan demikian
citra militer seperti tangguh dan siap dalam segala situasi juga
turut melekat dalam database Oracle. Oracle sendiri tidak hanya bermain dalam
ranah database namun juga dalam ranah aplikasi
dan perangkat keras.
Database Oracle
memiliki berbagai edisi, antara lain:
- Standard One edisi berbayar dengan batasan maksimal dua prosesor;
- Standard edisi berbayar dengan batasan maksimal empat prosesor;
- Enterprise edisi berbayar tanpa batasan prosesor;
- Express edisi gratis dengan batasan data maksimal 4 Gigabyte (4.294.967.296 Byte)
- Untuk versi terakhir, 11.2.0.6, database Oracle tersedia untuk hampir semua platform, baik Windows, Linux maupun Unix, mesin 32 bit
maupun mesin 64
bit.
Database
Storage Engine ini bisa menyimpan data sampai ukuran tera byte, dan database
oracle juga meyediakan yg gratisan versi home edition untuk sekedar yg ingin
belajar oracle aja sedangkan untuk versi enterprisenya kita harus bayar. sejauh
yg saya tahu dalam pengalaman saya, untuk bagian query-nya oracle tetap
menggunakan standard bahasa SQL. Oralce bisa digunakan diberbagai platform
seperti unix,windows, atau yg lainnya. untuk masalah keamanan oracle bisa dibilang
baik. untuk masalah perfomance oracle kebanyakan bermain di harddisk jadi kalau
anda ingin menggunakan oracle anda harus menyediakan space harddisk yg cukup
besar.
2.7
Kelebihan ORACLE
Beberapa
kelebihan dari sistem manajemen basis data ORACLE adalah :
- Ketika kita
mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka
data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang.
- Database
Clusters, dengan menggunakan teknologi Real Application Clusters (RAC). Salah
satu fungsi dari RAC adalah memberikan perlindungan terhadap kelangsungan data
dalam perusahaan sehingga apabila terjadi crash pada salah satu server
database, maka tidak akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Hal ini disebabkan
karena teknologi RAC memungkinkan untuk membuat beberapa database server
menjadi seolah-olah satu database server, sehingga apabila ada database server
yang down, kinerja database server tersebut akan di-take over oleh
server-server yang lain.
- Row-Level
Locking, fitur ini dapat melakukan lock tidak hanya pada table-level saha, akan
tetapi dimungkinkan untuk melakukan lock lebih jauh lagi sampai pada row-level.
Sehingga user-user dapat melakukan akses data dalam suatu tabel secara
bersamaan, lebih cepat dan lebih akurat.
- Data
Partitioning, Oracle memungkinkan kita untuk melakukan partisi ke suatu tabel
maupun indeks. Hal ini akan dapat meningkatkan kemampuan kita untuk dalam
melakukan manajemen data.
- Oracle Data
Mining & Data Warehousing, fitur ini memberikan kemudahan bagi perusahaan
yang ingin men-develop aplikasi Business Intellegent yang bertujuan untuk
membantu eksekutif perusahaan dalam menentuksan strategi perusahaan berdasarkan
analisis data yang di-generate oleh Oracle Data Mining.
- Virtual Private
Database, fitur ini memberikan dan meningkatkan fleksibilitas jaminan security
sampai pada row-level security. Hal ini akan membuat aplikasi kita menjadi
semakin aman sewaktu kita melakukan transaksi melalui Internet.
- Intelegent
Self-Managing, untuk para DBA, fitur ini akan membuat proses database tuning
dan database manajemen menjadi lebih mudah.
- Flashback
Query, fitur ini memungkinkan kita untuk melihat status data kita mundur
beberapa waktu (flash back) sampai batas yang kita tentukan, sehingga apabila
terjadi kesalahaan data pada waktu yang lalu, maka kita dapat melakukan koreksi
tanpa harus melakukan database recovery.
2.8
Kekurangan ORACLE
Kelemahan dari sistem manajemen basis data ORACLE adalah, sifatnya
yang tidak open source menjadi salah satu kendala bagi para programmer untuk
memperoleh aplikasinya, serta Penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya,
mulai dari device sampai diperlukannya Database Administrator yang handal.
BAB III
ANALISA MASALAH
3.1
MySQL
MySQL tersedia dalam dua Sistem Operasi, yaitu pada Windows dan Unix.
Untuk melakukan intalasi pada Windows bisa didapatkan softwarenya melalui toko
terdekat atau mendownload dari websitenya yang ada di
http://dev.mysql.com/downloads/
Akses Databases
Pada umumnya
akses ke database MySQL melalui tiga tahapan, yaitu :
1. Koneksi ke
database (persiapan)
2
.Query/permintaan data (operasi)
3. Pemutusan
koneksi
Koneksi ke
database dilakukan menggunakan fungsi-fungsi mysql_connect(), mysql_pconnect(),
mysqlselect_db().
3.2 Fungsi
Pada MySQL
- Fungsi
System
Fungsi Sistem
adalah fungsi yang memberikan informasi tentang penggunaan server database oleh
pemakai. fungsi-fungsi ini terdiri dari;
DATABASE()
LAST_INSERT_ID()
SESSION_USER()
SYSTEM_USER()
USER()
VERSION()
BENCHMARK(x,
ekspresi)
LOAD_FILE(namafile)
- Fungsi
Agregat
Fungsi ini
secara kasat mata seperti fungsi numerik, namun sebenarnya fungsi ini berbeda
dengan fungsi aritmetika. Fungsi agregat adalah fungsi standar di dalam SQL
yang digunakan untuk summary dan merupakan fungsi statistik dasar yang
dikenakan pada suatu tabel atau query. Fungsi aritmetika adalah fungsi yang
berhubungan langsung dengan manipulasi aritmetika.
Fungsi agregate
ini merupakan fungsi built-in yang hampir pasti ada dalam sistem database
relasional. Diantaranya;
AVG(ekspresi)
COUNT(x)
MAX(ekspresi)
MIN(ekspresi)
STD(ekspresi)
STDDEV(ekspresi)
SUM(ekspresi)
- Fungsi
Aritmetika [Dasar] – [Built In]
Fungsi
operator aritmetika dasar yang dimiliki oleh MySQL adalah; penjumlahan,
pengurangan, perkalian, dan pembagian. Operator aritmetika tersebut disertakan
dalam perintah select yang bertujuan untuk memanipulasi data yang sifatnya
sederhana. Untuk kebutuhan yang lebih kompleks guna memanipulasi data secara
aritmetika, MySQL juga menyediakan fungsi-fungsi bult-in.
- Fungsi String
Untuk
melakukan manipulasi data teks atau string kita dapat menggunakan Fungsi
String. MySql telah menyediakan banyak fungsi built in dalam melakukan
manipulasi teks ini. Berikut ini adalah daftar dari fungsi string tersebut.
- Fungsi Tanggal
dan Waktu
Format
tanggal dan jam dalam MySQL adalah tahun, bulan, tanggal, jam, menit dan detik.
yyyy-mm-dd hh:mm:ss.
yyyy adalah
tahun/year dalam format angka 4 digit.
mm adalah
bulan/month dalam format angka 2 digit.
dd adalah
tanggal/date dalam format angka 2 digit.
hh adalah
jam/hour dalam format angka 2 digit.
mm adalah
menit/minute dalam format angka 2 digit.
ss adalah
detik/second dalam format angka 2 digit
- Fungsi Logika
Fungsi
logika merupkan fungsi untuk melakukan evaluasi suatu ekspresi. Dengan ekspresi
ini akan menghasilkan suatu nilai yang akan ditampilkan pada hasil query.
Berikut ini
fungsi logika dalam MySql dimaksud:
• IF(ekspresi1,
ekspresi2, ekspresi3)
•
IFNULL(ekspresi1, ekspresi2)
•
ISNULL(ekspresi)
3.3 Oracle
Oracle
bisa diakses melalui Windows atau Unix. Untuk melakukan intalasi pada Windows
bisa didapatkan softwarenya melalui toko terdekat atau mendownload dari
websitenya http://www.oracle.com/technetwork/database/enterprise-edition/downloads/index.html namun untuk mendownload software
tersebut harus dilakukan sign up terlebih dahulu.
Fungsi Pada
Oracle
1. Single-row
functions
Hanya pada satu
baris dan menghasilkan satu nilai untuk setiap baris.
2. Multiple-row
functions
Digunakan untuk
memanipulasi sekumpulan baris dan menghasilkan suatu nilai, functions ini
jugadikenal dengan Group Functions
Analisa
Dari Segi Efisiensi Memory
Oracle
mempunyai kemampuan menangani banyak user yang melakukan koneksi secara
simultan tanpa berkurangnya performance secara signifikan. Dalam
dokumentasinya, Oracle menyebutkan bahwa database Oracle dapat melayani puluhan
ribu user secara simultan.
Sedangkan
MySQL, walau bisa menangani banyak user yang melakukan koneksi secara simultan,
namun memori yang dibutuhkan lebih besar jika banyaknya database dan koneksi
yang dibutuhkan.
Analisa
Dari Segi Reliability
Oracle
mempunyai kemampuan untuk melindungi data dari kerusakan jika terjadi kegagalan
fungsi pada sistem seperti disk failure. Pada MySQL sangat rentan sekali ketika
data suatu box mengalami failure.
Analisa
Dari Segi Stability
Salah satu
yang di dominasi oleh Oracle yaitu kemampuan untuk tidak crash karena beban
yang tinggi. Karena database yang akan digunakan tentunya akan terus bertambah.
Pada MySQL, saat database makin bertambah, hal itu akan membuat kinerja server
menjadi berkurang, dan hal itu membuat rentan crash terhadap beban yang sangat
tinggi.
Analisa
Dari Segi Banyaknya Data
Untuk
Oracle, mendukung data yang berukuran besar. Berdasarkan dokumentasinya, Oracle
dapat menampung data sampai 512 petabyte(1 petabyte= 1024 terabyte). Sedangkan
untuk MySQL, menurut dokumentasinya, tergantung dari banyaknya memori yang
dimiliki oleh suatu host. Untuk host yang menggunakan 32bit, maksimal adalah
2-4 GB per proses. Untuk proses yang lebih tinggi, disarakan untuk menggunakan
64bit.
Analisa
Dari Sisi Development
Walaupun
Oracle sudah mempunyai nama yang cukup tenar dalam dunia per-database-an, namun
dalam hal sisi development, pengembangannya masih belum begitu maksimal. Hal
ini terlihat pada MySQL dimana pengembangan dilakukan secara periodic dengan
pengembang yang berasal dari orang-orang yang berbeda diseluruh dunia, karena
sifatnya yang opensource.
Analisa
Dari Segi Utilitas
Pada Oracle bisa
menggunakan PL/SQL yang sudah ada, tapi tidak untuk MySQL.
Analisa
Dari Segi Database
Ketika
melakukan migrasi database MySQL ke Oracle, para pengembang SQL membagi tiap
database MySQL ke dalam tablespace pada Oracle. Objek database, seperti tabel,
index dan view disimpan dalam tablespace dan di referensikan dari skema Oracle
untuk digunakan oleh pengguna tersebut.
Analisa
Dari Segi Default Value
MySQL
berbeda dari Oracle saat menangani dafault value untuk sebuah kolom yang tidak
memperbolehkan NULL value. Pada MySQL, untuk kolom yang tidak diperbolehkan
NULL dan dimana data yang disediakan untuk kolom ketika data dimasukkan dalam
tabel, MySQL menentukan bahwa default value itu untuk kolom tsb. Default value
ini adalah default value mutlak untuk kolom tipe data. Namun jika mode ketat
diaktifkan, MySQL akan memunculkan error, dan untuk tabel transaksional akan
melakukan roll back saat pemasukan.
Analisa
Dari Segi Tabel
Para
Pengambang SQL tidak mendukung migrasi dari tabel sementara. Dalam MySQL, tabel
sementara adalah objek table yang hanya terlaihat oleh sesi pengguna itu saja
dan otomatis di buang ketika sesi dari pengguna tersebut sudah habis. Definisi
dari tabel sementara pada Oracle berbeda sekali dari MySQL, dimana tabel
sementara ketika dibuat, akan ada sampai benar-benar dibuang dan mereka ada
pada sesi manapun dengan hak akses tertentu. Namun, data pada tabel sementara
hanya terlihat oleh sesi pengguna yang memasukkan data dalam tabel, dan data
mungkin dapat bertahan dalam durasi dari sesi transaksi suatu pengguna.
Analisa
Dari Pernyataan DO
Seperti
namanya, pernyataan DO dalam MySQL melakukan sesuatu namun tidak melakukan
“return” apapun. Spesifiknya, dia eksekusi daftar pemisah koma dari ekspresi
yang di spesifikasikan oleh parameternya. Pernyataan DO di konversikan ke
SELECT ekspresi1, ekspresi2 INTO… FROM DUAL pernyataan pada Oracle.
BAB IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Penulisan
ini membahas mengenai analisa penggunaan Database Management Database (DBMS) antara
MySQL dengan ORACLE. Keduanya memang memiliki kelebihan dan kekurangannya
masing-masing. Namun dengan memperhitungkan dari segi efisiensi, kemudahan ,
dan kesulitan dalam penggunaannya, DBMS MySQL dianggap lebih memudahkan
dibandingkan dengan DBMS ORACLE, salah satu alasannya adalah kapasitas daya
tampung MySQL bisa mencapai 64 Terabyte (InnoDB) dan 256 Terabyte (My ISAM),
berbasis client-server, Opensource, gratis didownload dan tidak memakan biaya
yang besar seperti Oracle yang membutuhkan biaya untuk pembelian lisensi.
4.2 Saran
Pembahasaan
analisa ini masing terbilang sederhana. Pada penulisan ini yang dibahas hanya
keuntungan dan kerugian dalam penggunaan Database Management System MySQL dan
ORACLE serta tingkat kemudahannya. Karena itu penulis menyarankan agar para
pembaca dapat mencari referensi lain untuk menambahkan ruang lingkup dari
materi yangtelah dibahas.
DAFTAR PUSTAKA
[1] URL :
http://wempi.nokspi.com/bimbingan/mysql/fungsi-mysql-pendahuluan
[2] URL :
http://dev.mysql.com/doc/refman/5.1/en/mysql-cluster-ndbd-definition.html
[3] URL :
http://docs.oracle.com/cd/E12151_01/doc.150/e12155/oracle_mysql_compared.htm
[4]
http://www.mysql.com/
[5]
http://www.oracle.com/
Home
No comments:
Post a Comment